Tips Memasak Beras Ketan dengan Hasil Sempurna

Resep Bikin Ketan Susu Keju, Camilan Spesial Akhir Pekan

Terdapat banyak jenis makanan atau cemilan yang terbuat dari beras ketan, contohnya wajik, lemper, tape. Semuanya memiliki rasa yang mampu memanjakan lidah. Ketan menjadi camilan favorit di berbagai negara di Asia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia ada ketan bumbu yang populer dan di Thailand ada ketan susu plus mangga yang populer hingga ke beberapa negara di Asia. Karenanya ketan merupakan bahan yang banyak digunakan di masakan Asia. Beras ketan banyak disukai karena cocok disajikan asin atau manis. Untuk dapat diolah menjadi beragam makanan, beras ketan harus dimasak terlebih dahulu. Cara memasak beras ketan berbeda dengan beras biasanya, air yang digunakan lebih sedikit dari pada yang digunakan pada beras biasa.

Cara memasak beras ketan dengan menggunakan kukusan lebih dianjurkan daripada merebusnya dalam rice cooker. Menggunakan cara perendaman dan pengukusan lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan menggunakan penanak nasi atau rice cooker. Karena menggunakan rice cooker, seringkali membuat beras melebur menjadi satu dan sangat lengket. Dengan cara pengukusan ini, kamu cukup membutuhkan rak pengukus, piring anti panas, dan pengukus bambu atau pengukus berbahan metal.

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, maka sebelum memasak sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini :

  • Basahilah alat masak terlebih dahulu dan berhati-hatilah karena ketan benar-benar lengket
  • Lapisilah alat masak dengan kertas minyak, jika diperlukan
  • Pastikan untuk menutup ketan sebelum disajikan karena ketan akan mudah keras pada suhu ruangan
  • Ketan akan lebih nikmat jika disajikan dalam keadaan panas atau hangat

Cara memasak beras ketan yang benar, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Tuang beras ketan ke dalam wadah atau mangkuk.
  2. Tambahkan air hingga dua ruas jari di atas beras.
  3. Biarkan beras ketan terendam selama 6-24 jam.
  4. Tiriskan air, kemudian masukkan beras ketan dalam wadah pengukus atau kukusan dan ratakan.
  5. Letakkan pengukus pada panci yang telah diisi air.
  6. Tutup dan kukus selama 30-45 menit, semakin lama dikukus maka beras ketan akan semakin lembut. Jika porsi pengukusan besar, tambahkan durasi pengukusan atau bagi menjadi dua kali pemasakan.
  7. Tutup rapat ketan yang sudah dimasak, dan sajikan selagi hangat.
  8. Jika memakai santan, ketan bisa dimasak dengan cara diaron. Kukus ketan hingga setengah matang lalu angkat dari kukusan. Aduk ketan dengan santan selagi panas, hingga santan terserap habis oleh ketan.
  9. Kukus kembali ketan minimal 30 menit hingga mekar dan matang.

Perbedaan Beras Ketan dan Beras Biasa

Secara penampilan, beras ketan dan beras biasa mudah dibedakan dari warna butirannya. Beras biasa memiliki warna yang cenderung transparan, sementara beras ketan putih warna butirannya lebih putih dan pekat atau putih susu.

Komposisi kandungan pati yang berbeda lah yang memberikan citarasa dan teksturnya berbeda saat dimasak pada beras biasa dan beras ketan. Semakin tinggi kandungan amilosa, maka teksturnya akan semakin kering dan pera. Semakin rendah kandungan amilosa maka teksturnya akan semakin lengket dan pulen.

Berdasarkan komposisi kandungan amilosa, beras dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu :

1. Beras ketan : kandungan amilosa 2-9%

2. Beras beramolisa rendah : kandungan amilosa 9-20%. Jenis beras ini dikonsumsi oleh Jepang, Korea dan China

3. Beras beramolisa sedang : kandungan amilosa 20-25%. Jenis beras ini dikonsumsi oleh Indonesia dan Filipina

4. Beras beramolisa tinggi : kandungan amilosa 25-33%, biasa digunakan untuk membuat bihun