Lengkap, Jenis Saham Berdasarkan Kinerja Hingga Berdasarkan Harga Saham

Saham teknologi sedang lesu, bagaimana prospek ke depannya?
source gambar : fortuneidn.com

Saham ini merupakan sebuah surat berharga yang jadi bukti kepemilikan sebuah perusahaan selain itu merupakan sebuah instrument untuk investasi. Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan sebuah investasi, terdapat beberapa Jenis jenis sahamyang harus Anda tahu.

            Beberapa orang biasanya hanya mengetahui jenis saham yang itu itu saja dan yang hanya bisa di jual dan di beli dari aplikasi treding online. Padahal jenis dari saham ini ada banyak sekali jenisnya, saham yang ada di aplikasi treding online ini hanya salah satu jenis dari banyaknya jenis saham. Yuk kita simak beberapa jenis saham yang ada.

Jenis saham berdasarkan kinerja perdagangan

Untuk jenis saham yang termasuk ke dalam kinerja perdagangan saham ini dibagi jadi 4 jenis, yaitu:

  • Blue Chip Stocks

Saham yang pertama ini adalah sahan yang biasa dikeluarkan oleh perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, perusahaan yang mengeluarkan jenis saham yang satu ini biasanya adalah perusahaan petinggi yang ada di dunia industri dan sudah punya penghasilan yang cukup stabil untuk mebagi hasil keuntungan. Jenis saham yang satu ini merupakan jenis saham yang sering diincar oleh para investor.

  • Income Stocks

Saham yang kedua ini merupakan saham ungulan yang membayar laba atau dividen yang lebih besar dari rata-rata dividen yang biasa di bayar pada periode sebelumnya. Jenis saha yang satu ini biasanya punya pendapatan yang akan terus meningkat setiap periodenya.

  • Growth Stocks

Saham yang ketiga merupakan saham dari perusahaan yang memiliki pemasukan dan pertumbuhann yang selalu tinggi, walaupun begitu perusahaannya tidak selalu dari para perusahaan yang tinggi di industrinya.

Saham yang satu ini dibagi lagi jadi dua jenis yaitu ada Well-Known dan Lesser-Known. Well-Known yaitu saham yang asalnya dari perusahaan petinggi yang ada di sebuah industri. Untuk saham Lesser-Known sebaliknya, biasanya mereka ini merupakan perusahaan yang tidak terlalu populer.

  • Speculative Stocks

Saham yang keempat ini merupakan saham yang punya keuntungan tinggi walaupun tidak bisa memberikan keuntungan yang terus konsisten. Jenis saham yang satu ini sangat cocok untuk para investor yang ada di profil risiko high.

  • Counter Cyclical Stocks
    saham yang terakhir adalah saham yang punya kondisi paling stabil, walaupun keadaan ekonomi sedang tidak stabil. Hal ini karena saham yang satu ini tidak akan terpengaruh dengan kondisi bisnis dan juga ekonomi. Keuntungan yang didapatkan dari investasi saham ini tergantung dengan perusahaan.

Jenis-jenis harga saham

Harga  untuk saham yang dikeluarkan oleh perusahaan pastinya akan berbeda-beda, jika kita lihat secara umum harganya ini dibagi jadi 4 jenis, diantaranya:

  • Harga Nominal

Harga nominal biasanya harga yang sudah tercantum dengan jelas di lembar saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. Harga tersebutlah yang harus di bayar oleh para investor sebagai modal awal.

  • Harga Perdana

Harga perdana biasanya harganya hanya berlaku ketika ada penawaran umum. Walaupun di lembarnya sudah tercantum harganya tapi bisa saja tidak sama saat prakteknya. Anda juga bisa melakukan tawar menawar.

  • Harga Pembukaan

Harga pembukaan ini biasanya harganya akan berlaku ketika pasar saham sudah mulai dibuka.

  • Harga Pasar
    Harga pasar  biasanya harganya sudah tercantum di bursa efek, harga yang ada di bursa efek ini biasanya tergantung dengan penawaran dan juga permintaan saat proses dagang, jadi harganya bisa berubah.
  • Harga penutupan

Harga penutupan ini bisanya harnya yang paling terakhir dari penawaran yang ada di bursa efek. Harga ini akan ada saat bursa efek sudah mau tutup.