5 Cara Bisa Hidup Enak Tanpa Tergantung Gaji Bulanan

Punya gaji bulanan yang stabil dan cukup untuk kebutuhan hidup adalah hal yang patut disyukuri. Namun, seiring dengan tujuan hidup yang ingin dicapai, pelan-pelan kebutuhan dan pengeluaran juga pasti akan meningkat. 

Misalnya, yang tadinya lajang dan lebih dari cukup hidup dengan gaji bulanan, lalu memutuskan untuk menikah. Ketika menikah, muncul keinginan untuk membahagiakan pasangan, pergi liburan, hingga berencana memiliki anak dan memberikan semua yang terbaik. Dengan nominal gaji bulanan yang sekarang, kira-kira bisa nggak ya untuk memenuhi semua hal tersebut? 

Pada akhirnya, kita perlu meningkatkan jumlah pemasukan demi taraf hidup yang lebih baik. Bisa memenuhi tujuan yang diinginkan, bisa juga hidup bebas tanpa harus tergantung dengan gaji bulanan atau takut tanggal tua. Gimana ya caranya

Kendalikan hasrat berbelanja

Langkah pertama, bersakit-sakit dahulu untuk bersenang-senang kemudian. Yaitu dengan mengendalikan hasrat berbelanja yang berlebihan pada dirimu. Dengan mengendalikan hasrat berbelanja atau konsumsi yang terlalu banyak, otomatis, kamu juga bisa menghemat uang lebih banyak. Uang hasil penghematan ini bisa digunakan untuk diputar kembali agar menghasilkan uang, simpanan dana daurat, atau tabungan berjangka yang berbunga. 

Kalau nggak dikendalikan secepatnya, hasrat berbelanja yang berlebihan bisa menjadi sebuah kebiasaan yang sulit dihilangkan. Akibatnya, kamu bisa makin boros dan menggunakan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan atau di luar batas kemampuan finansialmu. 

Mulai merintis usaha sampingan

Di jaman sekarang, punya beberapa pintu penghasilan akan sangat bermanfaat untuk menunjang hidup. Meskipun jumlah pintu penghasilan yang lain tidak sebesar gaji atau pintu penghasilan utama. Contohnya di masa pandemi seperti saat ini. Adanya sumber penghasilan lain bisa menjaga kestabilan keuangan untuk memenuhi kebutuhan hidup saat harus di rumah aja. 

Salah satu cara untuk bisa memiliki pintu penghasilan lain selain gaji di kantor adalah dengan merintis usaha sampingan. Kamu bisa mulai dari yang modalnya kecil atau bahkan tanpa modal sama sekali seperti menjadi reseller atau dropshipper berbagai barang dari supplier. Bisa makanan, baju, sepatu, buah, dan masih banyak lagi. Apalagi di era internet, semua ilmu bisa dengan mudah kamu akses melalui Google dan berbagai platform lain. Mau tau cara mulai bisnis dropship? Cara mulai bisnis franchise modal kecil? Google dan Youtube bisa jadi landasan awalmu untuk mencari ilmunya. 

Sementara untuk modal, ada banyak cara untuk mendapatkannya. Kalau kamu berhasil melakukan poin pertama di atas, maka kamu sudah punya sebagian untuk dijadikan modal usaha. Opsi lainnya, kamu juga bisa mengajukan pinjaman sebab pinjaman untuk modal usaha termasuk dalam kategori utang produktif. Misalnya pinjam di kantor, KTA bank, atau aplikasi pinjaman uang online yang bunganya rendah seperti Kredivo

Untuk modal usaha yang kecil mulai dari 500 ribu sampai jutaan rupiah, Kredivo memiliki tingkat suku bunga hanya sebesar 2,6% per bulan dengan tenor 1/3/6 bulan. Plus, untuk pinjaman, proses pencairan hanya membutuhkan waktu 1 hari di hari kerja jika kamu sudah terdaftar menjadi pengguna Premium Kredivo.  

Selain sudah terdaftar di OJK dan jadi fintech unggulan saat ini, Kredivo juga bukan sekadar aplikasi pinjaman uang online biasa melainkan juga menawarkan layanan kredit online yang bermitra dengan 1000+ merchant populer di Indonesia seperti Tokopedia, Lazada, Electronic City, sampai McDonalds. 

Mencoba berinvestasi

2021, sudah bukan waktunya lagi berpikir kalau investasi hanya dilakukan oleh orangtua. Sebab, investasi bisa dilakukan oleh siapa pun. Ditambah, jenis investasi juga cukup beragam, ada yang berdasarkan risiko dan jangka waktu. Contohnya ada reksa dana, deposito, emas, sampai saham. Namun, masing-masing investasi punya ketentuan dan ilmunya masing-masing sehingga harus dipelajari dengan seksama. 

Jika kamu pemula dalam dunia investasi, kamu bisa lebih dulu melakukan eksplorasi pada jenis investasi yang risikonya rendah. Perlu diingat, tidak ada ‘uang kembali cepat dan instan’ dalam dunia investasi. Hati-hati penipuan dan belajarlah dari sumber yang terpercaya. Hal penting lainnya, investasi sebaiknya dilakukan jika kebutuhan dasar sudah terpenuhi dan sudah ada dana darurat pada tabunganmu. 

Tidak meremehkan uang receh dan barang bekas

Uang koin yang berserakan di kantong atau dompet mungkin kerap dianggap sebelah mata. Selain berat dan makan tempat, bunyinya yang bergemerincing juga terkesan malu-maluin kalau kelamaan ada di kantong. Padahal, uang recehan pasti akan hampir selalu ada dalam aktivitas sehari-hari, bahkan diperlukan. Daripada diabaikan, lebih baik, siapkan tempat khusus untuk menampung uang receh yang dianggap tidak berguna tersebut. Setiap ada uang receh yang kamu temukan, masukkan ke dalam wadah tersebut. Lalu, lihat hasilnya 3 – 6 bulan ke depan yang pasti bakal membuncah! Bisa dibawa ke teller bank untuk ditabung, deh!

Sama halnya dengan barang bekas seperti pakaian. Umumnya, pakaian bekas yang menumpuk di lemari cenderung jadi sampah atau dibuat jadi kain lap. Padahal, pakaian tersebut bisa jadi masih layak pakai dan masih bisa panjang umurnya. Artinya, kamu berpeluang untuk mengumpulkan barang-barang bekas di rumah untuk dijadikan salah satu ladang cuan. Bisa dijual di marketplace khusus barang bekas atau dibuat garage sale lho!

Mencoba pekerjaan sampingan yang sesuai passion

Selain bisnis, menjalani pekerjaan sampingan yang sesuai passion juga bisa menjadi sumber penghasilan sekaligus jalan untuk mewujudkan mimpi yang tertunda. Bukan rahasia lagi kalau banyak orang yang saat ini bekerja bukan didasari passion, tetapi lebih pada kesempatan yang tersedia dan juga penghasilan. 

Enaknya bekerja yang sesuai passion tapi sebagai sampingan adalah kita jadi tidak dituntut untuk menghasilkan uang untuk biaya hidup dan bisa lebih menikmati prosesnya. Sebab, sudah ada pekerjaan utama yang jadi tumpuan untuk membiayai hidup. Contoh: Senin – Jumat harus kerja di kantor, sementara Sabtu atau Minggu-nya menjadi tour guide karena hobi jalan-jalan dan punya passion dalam traveling dan menjalin komunikasi dengan orang lain.