10 Jenis Topi Pria Paling Digemari. Yang Mana Favoritmu?


Topi telah ditemukan sejak kurang lebih 26.000 tahun yang lalu. Banyak temuan sejarah yang menunjukkan bahwa masyarakat pada saat itu telah menggunakan berbagai jenis topi sesuai dengan fungsi dan status sosialnya masing-masing.
Belakangan ini, jenis dan bentuk topi semakin beragam. Tidak hanya berorientasi pada fungsi, penggunaan topi belakangan juga lebih mengacu kepada fashion atau gaya berbusana.
Berikut 10 topi pria yang paling digemari dan paling banyak dikenakan :

  • Fedora

Fedora mulai populer digunakan di kalangan gangster dan pemberontak pada periode tahun 1920 – 1950. Ciri khas fedora adalah memiliki lekukan memanjang di bagian atas serta pinggiran yang melingkar, dan terkadang dihiasi dengan pita berwarna senada.
Belakangan topi ini kembali populer setelah sering digunakan oleh penyanyi Bruno Mars di berbagai acara.

  • Homburg

Homburg biasanya terbuat dari bulu binatang atau jerami, dan cocok digunakan untuk pertemuan yang bersifat formal. Meski memiliki kemiripan dengan fedora, homburg memiliki ciri khas berupa hiasan yang terbuat dari bulu ataupun lipatan pita di sisi kiri topi tersebut.

  • Trilby

Trilby memiliki tepian topi yang pendek, dimana sisi belakang lebih tinggi daripada sisi depannya. Popularitas Trilby memuncak di tahun 1960an, ketika mobil-mobil Amerika keluaran tahun tersebut tidak memungkinkan para pria menyetir dengan menggunakan topi yang cukup tinggi.

  • Porkpie

Porkpie memiliki tepian topi yang pendek dan bagian atas berbentuk lingkaran datar. Artis Bryan Cranston dalam perannya sebagai Walter White di film Breaking Bad berhasil mengangkat popularitas Porkpie.

  • Panama

Panama adalah topi bertepian jerami yang berasal dari Ekuador. Meskipun hingga saat ini masih diproduksi di Ekuador, namun jumlahnya terus berkurang karena kalah bersaing dengan produksi topi sejenis yang didatangkan dari Tiongkok.

  • Boater

Boater adalah jenis topi formal yang sering digunakan pria pada musim panas. Ciri khas boater adalah tepiannya yang tidak fleksibel, bagian atas yang rata, dan pita lebar yang mengelilingi sebagai hiasan.

  • Wide Flat Brim

Wide flat brim merupakan perpaduan antara fedora yang bertepian lebar dengan topi ala western country yang sempat menjadi tren beberapa waktu yang lalu.

  • Driving Cap

Apabila ditelusuri sejarahnya, driving cap awalnya dikenal di Italia Selatan, Inggris Utara, dan Skotlandia. Memiliki 8 panel dan biasanya terbuat dari kulit, wol, tweed, dan katun, driving cap sangat digemari oleh para pria di awal abad 20.

  • Baseball

Sesuai dengan namanya, topi ini awalnya digunakan oleh para pemain baseball. Topi baseball memiliki visor yang berbentuk melengkung dan strap untuk mengencangkan di bagian belakangnya.
Topi ini sangat cocok digunakan untuk acara casual dipadukan dengan jeans dan kaos favorit anda.

  • Beanie

Di Indonesia, Beanie lebih dikenal dengan sebutan kupluk. Terbuat dari rajutan benang yang elastis, bentuknya hanya berupa tudung yang melingkari kepala hingga telinga.
Beanie sangat cocok digunakan di tempat yang berudara dingin.
Meski sangat menarik, tidak semua topi ini cocok untuk digunakan di berbagai kesempatan. Di Indonesia sendiri, topi yang paling banyak dikenakan setiap harinya hanya topi baseball dan beanie. Topi jenis lain hanya bisa ditemui di acara-acara tertentu saja.
Namun bukan berarti anda tidak bisa mengenakannya. Pilihlah topi yang anda sukai, lalu cari referensi penggunaannya melalui majalah, televisi, internet, atau apapun. Kreasikan gaya bertopi anda sendiri dan jadilah yang terdepan.